Jaga Tali Silaturahmi Antarpenerbit di Yogyakarta, IKAPI DIY Adakan Syawalan Rutinan

Pada hari Kamis, 2 Mei 2024 kemarin, Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) cabang Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengadakan acara syawalan bersama di Kampoeng Mataraman, Panggungharjo, Sewon, Bantul. Acara ini merupakan rangkaian kegiatan yang bertujuan untuk mempererat silaturahmi antar penerbit di Yogyakarta, serta untuk membahas berbagai permasalahan yang dihadapi oleh industri penerbitan di wilayah tersebut. Acara yang dimulai dari pukul 08.00 hingga 13.00 WIB ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai penerbit yang beroperasi di Yogyakarta, serta para undangan dari instansi terkait.

Acara dimulai dengan sambutan dan doa oleh Ketua IKAPI DIY, Bapak Wawan Arif. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya menjaga solidaritas dan kerjasama antar sesama penerbit dalam menghadapi tantangan industri penerbitan yang semakin kompleks. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pengantar singkat dari perwakilan Kementerian Agama. Dalam pengantarnya, perwakilan Kementerian Agama menjelaskan tentang penilaian pengajuan Buku Pendidikan Agama sebelum dipublikasikan. Proses penilaian ini harus melalui beberapa skema penilaian oleh Kementerian Agama untuk memastikan bahwa materi yang disajikan dalam buku tersebut sesuai dengan kriteria standar yang berlaku.

Usai pengantar dari Kementerian Agama, acara dilanjutkan dengan sesi perkenalan antar penerbit. Setiap perwakilan penerbit diberi kesempatan untuk memperkenalkan diri dan penerbit yang mereka wakili. Sesi perkenalan ini menjadi momen yang tepat bagi para peserta untuk saling mengenal satu sama lain, berbagi pengalaman, serta menjalin jaringan kerjasama yang lebih luas di dalam dunia penerbitan.

Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan talkshow singkat yang melibatkan empat panelis dari penerbit yang berbeda-beda di Yogyakarta. Bertajuk JAMU “Jagongan Bermutu”, talkshow ini membahas secara mendalam permasalahan-permasalahan yang banyak dihadapi oleh para penerbit di Yogyakarta pada satu tahun belakangan. Para panelis yang terdiri dari para ahli dan praktisi di bidang penerbitan berbagi pengalaman serta memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi oleh peserta. Diskusi berlangsung secara dua arah, diisi dengan konsultasi dan penyaluran ‘keluh kesah’ penerbit dalam proses publikasi mereka. Dipimpin oleh empat pengurus IKAPI DIY yang berpengalaman dalam bidangnya, diskusi berlangsung dengan intens dan penuh keakraban.

Seusai talkshow, acara dilanjutkan dengan prosesi halal bi halal, di mana semua peserta berkumpul dalam lingkaran dan saling bersalaman. Bincang-bincang santai kemudian ditutup dengan foto bersama serta pertukaran kartu nama.

Dengan diadakannya acara ini, Zamil Publishing berharap untuk dapat terus menjalin hubungan baik dengan penerbit-penerbit lain di Yogyakarta. Keberadaan IKAPI DIY sangat membantu dalam memperkuat rasa kekeluargaan di antara para penerbit tersebut. Dilihat dari kelancaran acara ini, IKAPI DIY telah berhasil menjadi wadah yang baik bagi para penerbit untuk saling bertukar informasi, pengalaman, serta membangun sinergi dalam pengembangan dunia penerbitan di Yogyakarta.

Berlangsungnya acara ini berhasil menghasilkan suasana yang hangat dan penuh dengan perbincangan yang menyenangkan. Para peserta sepakat bahwa kegiatan seperti ini perlu diadakan secara rutin untuk memperkuat jaringan kerjasama antar penerbit di Yogyakarta. Dengan adanya kerjasama dan dukungan antar sesama penerbit, diharapkan industri penerbitan di Yogyakarta dapat semakin berkembang dan memberikan kontribusi yang positif baik bagi masyarakat maupun lingkungan perindustrian buku itu sendiri.